Tampilkan postingan dengan label Soto. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Soto. Tampilkan semua postingan

SOTO AYAM BENING



Bismillahirrohmanirrohim

26 Ramadhan 1437 H

Setelah kemarin bikin soto betawi, kali ini bikin soto ayam bening aja ya. Soto ayam versi bening ini rasanya "light" dengan bumbu-bumbu yang sederhana. Biarpun bumbunya cukup simpel, menurut saya soto bening ini juga enak kok, gak kalah rasanya dengan soto betawi yang memang kaya rasa karena menggunakan banyak sekali rempah-rempah. Soto ayam bening ini segeer banget, cocok dinikmati saat ifthar. Jangan lupa diberi perasan jeruk nipis dan sambal ya, biar tambah mantaap.

Untuk pelengkapnya saya menambah perkedel dan keripik kentang. Jadi biarpun cukup sederhana bumbunya, soto ayam bening ini tetap bisa disajikan enak. Kalau suka tambahkan pula soun ya atau bisa juga menambahkan sayur. Saya kali ini memakai tauge, bisa juga memakai kol yang diiris tipis. Sssttt...lagi-lagi fotonya lupa gak dikasih taburan bawang goreng hihihi. Maklum menjelang berbuka suka riweuh kan. Alasan bangeeet ya >_<




SOTO AYAM BENING

Bahan :
1 ekor ayam kampung (berat 1 kg) atau boleh juga pakai ayam negeri
1,5 liter air atau bisa ditambah sesuai kebutuhan
2 batang serai, memarkan
2 lembar daun salam
3 lembar daun jeruk
2 ruas lengkuas, memarkan
2 cm jahe, memarkan
Garam dan gula pasir secukupnya
2 batang daun bawang, iris
1-2 buah tomat, belah
2 sdm minyak untuk menumis

Bumbu Halus :
10 butir bawang merah
5 siung bawang putih
1/2 sdt merica butiran
2 cm kunyit

Pelengkap :
Keripik kentang
Soun
Perkedel kentang
Tauge, seduh dengan air panas
Sambal rawit
Jeruk nipis
Kecap manis
Telur rebus

Cara Membuat :
1. Panaskan minyak, tumis bumbu halus, serai, daun salam, daun jeruk, lengkuas dan jahe hingga harum dan matang.
2. Rebus ayam di air hingga mendidih, masukkan tumisan bumbu. Masak hingga empuk.
3. Bumbui dengan garam dan gula pasir atau kaldu bubuk bila suka. Masak hingga meresap. Menjelang diangkat, masukkan daun bawang dan potongan tomat.
4. Tiriskan ayam, goreng sebentar saja hingga berkulit kemudian suwir-suwir.
5. Sajikan soto dengan pelengkapnya

Semoga bisa menjadi inspirasi memasak hari ini yaaa

Happy cooking...semoga bermanfaat ^^

SOTO BETAWI



Bismillahirrohmanirrohim

23 Ramadhan 1437 H

Alhamdulillah postingan ke-1000. Memang bukan semuanya resep, banyak pula dokumentasi waktu saya masih aktif jualan dulu. Mulai nge-blog dengan menggunakan hape Nokia jadul, hingga sampai sekarang Alhamdulillah sudah memakai kamera. Proses belajar saya di dapur bisa dilihat di blog ini, dari awalnya sama sekali tidak terbiasa di dapur sampai sekarang saya menjadikan dapur menjadi salah satu tempat favorit di rumah. Sengaja postingan-postingan lama saya tidak akan dihapus, jadi bisa dilihat proses belajar saya seperti apa. Tidak ada sesuatu yang instan, bahkan sampai sekarang masih terus belajar. Belajar dari teman-teman saya, saudara dan keluarga, belajar dari komunitas di grup dan juga berbagai web yang inspiratif. Yang penting niat dan ikhlas memberikan yang terbaik untuk keluarga.

Masak apa untuk ifthar nanti? Kemarin lusa saya masak soto betawi untuk menu ifthar keluarga saya dan sampai sekarang masih kebayang-bayang enaknya. Haiyaa...puasa bund..puasa hihihi. Soto adalah salah satu menu khas Indonesia yang memiliki banyak varian dari berbagai daerah. Salah satu yang cukup populer adalah soto betawi. Soto betawi berbahan dasar daging dan jerohan sapi. Kuahnya menggunakan santan atau susu dan dipadukan dengan berbagai rempah-rempah yang membuatnya kaya rasa. Biasanya soto betawi disajikan dengan emping, air jeruk nipis dan ada pula yang memakai kentang goreng. 

Konon soto betawi yang menggunakan kuah susu rasanya lebih enak dan "tasty", tapi kali ini saya memakai santan aja karena memang masih punya kelapa di rumah. Lagian saya takut kalau saya yang masak masih ada aroma susunya hihihi, maklum ini pertama kali bikin soto betawi sendiri. Saya juga tidak memakai jerohan, hanya  memakai daging dan tetelan. Rempah-rempah yang digunakan cukup lengkap ya dan ini yang menjadikannya kaya rasa.




SOTO BETAWI

Bahan :
500 gr daging (saya pakai has dan tetelan)
1 liter kaldu (bekas merebus daging)
500 ml santan kental
3 helai daun salam
3 daun jeruk
5 butir cengkeh
2 butir kapulaga
2 batang serai, memarkan
1 batang kayu manis
2 ruas lengkuas, memarkan
2-3 sdt garam
1 sdm gula pasir
3 batang daun bawang, iris tipis
2 buah tomat, belah
2 sdm makan untuk menumis

Bumbu Halus :
12 butir bawang merah
5 siung bawang putih
5 butir kemiri, sangrai
1 sdt merica butiran
1/2 sdt jintan
2 sdt ketumbar sangrai
1 ruas kencur
1 ruas jahe

Pelengkap :
Emping goreng
Soun
Jeruk nipis
Irisan tomat
Sambal rawit
Acar, bila suka
Bawang goreng

Cara Membuat :
1. Rebus daging dalam 1,5 liter hingga setengah empuk. Ambil 1 liter air kaldu dan potong-potong daging. Masak kembali.
2. Panaskan minyak, tumis bumbu halus bersama daun jeruk, daun salam, serai dan lengkuas hingga matang kemudian masukkan ke dalam rebusan daging. Tambahkan kayu manis, cengkeh dan kapulaga dan bumbui garam serta gula pasir. Masak hingga daging empuk dan bumbu meresap.
3. Masukkan santan kental, masak sambil diaduk-aduk agar santan tidak pecah. 
4. Menjelang diangkat, masukkan irisan daun bawang dan tomat.
5. Matikan api dan sajikan hangat dengan pelengkap.



Alhamdulillah keluarga sukaaa. Nikmat untuk sajian berbuka. Memang kalau berbuka, enak banget ya memakai menu kuah-kuah gini. Cobain bikin yuuuk

Selamat mencoba...semoga bermanfaat ^^

SOTO AYAM LAMONGAN



Bismillahirrohmanirrohim

Punten...postingan tentang soto ayam lagi euy. Kali ini adalah soto ayam lamongan. Udah pada tau kan kalau salah satu yang terkenal dari kota Lamongan ya sotonya ini. Soto lamongan mempunyai kuah bening karena memang menggunakan kemiri serta tidak memakai santan. Yang khas adalah penggunaan koya sebagai pelengkap. Koya adalah krupuk udang yang dihaluskan dengan bawang putih goreng. Enak deh bikin tambah gurih kuah sotonya.

Ini adalah pertama kalinya saya masak soto lamongan. Gimana gak males bikin soto lamongan, lha di dekat rumah ada beberapa penjual soto lamongan yang enak. Bahkan di sebelah rumah mama ada penjual soto lamongan yang tidak pernah sepi pembelinya. Kalau lagi gak sempat masak yang ujung-ujungnya beli soto lamongan itu hihihi. Akhirnya penasaran lah saya pengen bikin juga soto lamongan ala-ala saya. Eh yaaa fotonya gak banget deh ya, ampun deeeh gak konsen banget mau foto. Akhirnya dari sekitar 25 jepretan akhirnya cuma ada 3 ini yang dianggap lumayan. Naaah lumayannya ini juga aneh banget menurut saya huhuhu.




SOTO AYAM LAMONGAN

Bahan :
1 ekor ayam kampung, potong-potong
2 liter air
2 helai daun salam
5 helai daun jeruk
2 batang serai, memarkan
4 cm lengkuas, memarkan
3 sdt garam
1 sdt gula pasir
2 batang daun bawang
1 ikat kecil seledri, simpulkan
2 sdm minyak sayur untuk menumis

Bumbu Halus :
7 butir bawang merah
5 siung bawang putih
5 cm kunyit
2 cm jahe
1/4 sdt merica butiran
5 butir kemiri sangrai

Pelengkap :
Soun, seduh air panas
Kol, iris halus
Telur rebus
Seledri dan daun bawang, iris halus
Jeruk nipis
Bawang goreng
Koya
Sambal

Cara Membuat :
1. Rebus ayam dalam air mendidih, masukan seledri, masak hingga ayam empuk.
2. Panaskan minyak, tumis bumbu halus, daun jeruk, daun salam, lengkuas dan serai hingga harum dan matang, kemudian masukkan ke dalam rebusan ayam. Masak dengan api kecil hingga mendidih.
3. Angkat ayam, goreng sebentar bila suka dan suwir-suwir. Sisihkan.
4. Bumbui kuah dengan garam dan gula pasir. Test rasa hingga sesuai dengan selera.
5. Menjelang diangkat, masukkan irisan daun bawang. Matikan api.
6. Sajikan dengan pelengkap.

Notes :
- Cara membuat koya : iris tipis bawang putih dan goreng kemudian tumbuk dengan krupuk udang goreng hingga halus
- Cara membuat sambal : cabe dan bawang putih direbus, haluskan dengan garam dan gula pasir kemudian tambahkan sedikit kuah soto.




Kalau di penjual soto ayam lamongan, biasanya ayam tidak digoreng terlebih dahulu. Mungkin biar teksturnya gak keras ya, jadi kalau suka, ntar gorengnya gak usah lama-lama ya. Biasanya abang-abang penjual soto lamongan itu akan memasukkan kembali tulang-tulang ayam ke dalam kuah sotonya. Hmmm..kayanya itu juga yang bikin tambah gurih yaa.

Happy cooking...selamat mencoba ^^

TAUTO AYAM



 Bismillahirrohmanirrohim

Salah satu makanan favorit saya sejak kecil adalah tauto. Tauto adalah salah satu jenis soto yang berasal dari Pekalongan Jawa Tengah. Berbeda dengan soto lainnya yang pada umumnya berkuah kuning, maka kuah tauto ini berwarna coklat kemerahan. Rasanya unik karena memakai tauco dan juga cabe merah yang dihaluskan. Gurih-gurih dengan sedikit pedas gitu. Biasanya tauto dimasak dengan memakai bahan daging sapi, tapi ternyata tauto ayam juga enak lho.

Mama dan alm. Papa saya berasal dari Pekalongan, maka tidak heran kalau saya sangat familiar dengan tauto sejak saya masih kecil. Masih ingat banget kalau saya dan kakak adek saya selalu "happy" kalau Mama sudah masak tauto ini. Saya suka sekali dengan tauto yang memakai jantung sapi, jadi dulu irisan daging dan jantung sapi itu saya tata di tepi piring dan dimakan terakhir hahaha. Jadi nasi dimakan dengan kuah tauto, soun dan kerupuk saja, dagingnya belakangan. Aaaah...malah jadi ingat alm. Papa nih, karena beliau juga senang sekali dengan tauto.



Kali ini saya membuat tauto ayam yang tidak kalah enaknya apabila dibandingkan dengan tauto sapi. Saya memakai ayam kampung agar tidak terlalu berlemak dan rasanya lebih gurih. Kalau gak ada ayam kampung, boleh aja kok pakai ayam broiler biasa. Untuk pelengkapnya biasanya memakai soun atau bihun, tauge, irisan daun bawang, bawang goreng dan sambal atau cabe rawit yang sudah direbus. Kali ini saya gak pakai tauge karena lupa belinya hihihi. Eh ya irisan daun bawang untuk taburan kalau bisa jangan diskip ya, karena menurut saya ini bikin tambah enak. Masih terasa "kriuk" daun bawangnya ketika kita menikmatinya. Jadi daun bawang selain dimasukkan saat dimasak, juga ditaburkan di atas mangkok saji ya. Ketika saya masih kecil dulu, mama selalu membuang biji cabe merah yang dipakai agar kami tidak kepedasan. Cabe rawit yang sudah direbus disediakan untuk Papa yang suka makan tauto pedas. Naaah...sampai sekarang pun saya juga selalu membuang biji cabe merahnya karena anak-anak saya pun suka dengan tauto ini. Silahkan yang ingin mencoba resepnya ya

TAUTO AYAM

Bahan :
1 ekor ayam kampung, potong sesuai selera
2 liter air
1 ruas lengkuas, memarkan
2 helai daun salam
3 sdm kecap manis
2 sdm tauco
2 sdt garam
1/2 sdt gula pasir
1/4 sdt merica bubuk
1 batang daun bawang, potong-potong
2 sdm minyak untuk menumis

Bumbu Halus :
7 butir bawang merah
5 siung bawang putih
5 cabe merah (bisa juga pakai cabe keriting atau ditambahkan cabe rawit bila suka pedas)

Pelengkap :
Soun / bihun 
Tauge yang disiram air panas / direbus sebentar
Seledri dan daun bawang, iris
Bawang goreng
Cabe rawit, direbus atau sambal
Lontong atau nasi

Cara Membuat :
1. Rebus ayam dalam air mendidih, masukkan cabe merah yang akan dihaluskan. Rebus hingga cabe merah layu dan angkat, teruskan merebus ayam hingga 1/2 empuk.
2. Haluskan cabe merah bersama bawang merah dan bawang putih, kemudian masukkan tauco. Uleg kasar.
3. Panaskan minyak, tumis bumbu hingga matang dan harum kemudian masukkan ke dalam rebusan ayam.
4. Masukkan kecap manis, garam, merica dan gula pasir. Kecilkan api dan teruskan memasak hingga ayam benar-benar empuk dan bumbu meresap. Jangan lupa test rasa hingga sesuai selera ya.  
5. Menjelang diangkat masukkan irisan daun bawang.
6. Matikan api, ambil potongan ayam dan suwir-suwir. Sajikan hangat dengan pelengkap.






Saya suka sekali menikmati semangkok tauto dengan menggunakan lontong. Resikonya yaaa...cepat lapar lagi hihihi. Gini ini nih perut lokal banget, kalau belum makan nasi ya ngakunya belum makan >_<  Untuk yang biasanya mudik via jalur Pantura, jangan lupa mampir makan tauto saat lewat Pekalongan ya, sapa tau ntar bisa ketemu saya yang lagi jajan tauto hahaha.

Selamat mencoba...semoga bermanfaat ^^

SOTO BANJAR



Bismillahirrohmanirrohim

Bikin soto lagi yuuk. Soto merupakan salah satu kuliner Indonesia yang cukup populer. Di berbagai daerah di Indonesia memiliki ragam soto yang berbeda-beda, misalnya Soto Lamongan, Soto Betawi, Soto Madura, Soto Padang, Soto Pekalongan atau tauto, Soto Medan, Coto Makasar, Soto KudusSoto Tangkar, Soto Bandung, Soto Banjar dan lain sebagainya. Kuah soto pun bermacam-macam, ada yang memakai santan, susu atau bahkan kuah bening. Favorit saya adalah Soto Pekalongan atau tauto donk pastinya hehehe. Saya sendiri memang lebih suka soto yang tidak memakai santan, jadi seringnya saya bikin soto beningan aja atau ditambahkan kemiri di bumbu halusnya biar kuahnya terasa lebih kental. Tapi bukan berarti saya gak suka soto yang bersantan lho yaa...maklum pemakan segala, jadi soto apa aja pun hayuuk aja >_<

Kali ini saya membuat soto banjar. Gara-garanya sih karna inget pas lagi kelaparan berdua suami sewaktu ngurus berkas-berkas haji di Surabaya beberapa bulan yang lalu dan soto banjar di dekat travel biro yang jadi penyelamat perut hahaha. Soto banjarnya enak banget, entah beneran enak atau karena kami yang sedang lapar ya. Tapi kayanya beneran enak karena rame banget. 

Soto Banjar memiliki kuah bening dan biasanya menggunakan ayam kampung. Kaldu ayam kampung yang gurih dipadukan dengan aneka rempah-rempah dan bumbu yang sederhana membuat soto banjar ini terasa segar dan sedap. Berbeda dengan soto pada umumnya yang berkuah kuning, soto banjar kuahnya bening pucat. Mirip-mirip dengan soto bandung ya, bening dan pucat. Aneka rempah yang digunakan dalam soto banjar antara lain adalah kayu manis, cengkih, pala dan juga kapulaga. Bahkan ada pula beberapa resep yang memakai bunga pekak sebagai rempah-rempahnya. Soto banjar biasanya disajikan dengan ketupat, perkedel, sambal rawit dan juga emping. 




SOTO BANJAR

Bahan :
1 ekor ayam kampung, potong-potong
2 helai daun salam
2 helai daun jeruk
2 batang serai, memarkan
2 cm lengkuas, memarkan
4 cm kayu manis
2 butir kapulaga putih
5 cengkeh
2 liter air
1 sdm garam
2 sdt gula pasir
3 sdm minyak untuk menumis

Bumbu Halus :
7 butir bawang merah
5 siung bawang putih
1 sdt merica butiran
1/2 buah pala
1 cm jahe

Pelengkap :
Ketupat atau lontong
Soun atau bihun
Perkedel Kentang
Telur rebus
Daun bawang dan seledri, iris halus
Bawang goreng
Jeruk nipis
Sambal rawit
Emping atau kerupuk

Cara Membuat :
1. Panaskan minyak dalam panci, tumis bumbu halus hingga harum. Masukkan daun salam, daun jeruk, lengkuas dan serai. Aduk-aduk hingga bumbu matang.
2. Masukkan potongan ayam, aduk-aduk hingga sedikit berubah warna.
3. Tuang air panas ke dalam tumisan, masukkan cengkeh, kapulaga dan kayu manis. Bumbui dengan garam dan gula pasir kemudian masak dengan api kecil hingga ayam empuk dan matang. Test rasa hingga sesuai selera ya.
4. Matikan api, ambil potongan ayam dan suwir-suwir.
5. Sajikan soto dengan pelengkapnya.




Yeesss...anak-anak suka karena memang soto ini seger banget. Dinikmati dengan sambal rawit yang pedas, Alhamdulillah nikmat banget.

Happy Cooking...Selamat Mencoba ^^
 

Hanna alfira Template by Ipietoon Cute Blog Design