HINTALU MASAK HABANG



Bismillahirrohmanirrohim

Assalamu'alaykum warahmatullah
September ceriaaa...eaaa. Sebentar lagi Idul Adha yaa...in shaa Allah. Semoga kita semua senantiasa diberi kesehatan, Aamiin.
Mengawali bulan September, Alhamdulillah kesibukan sudah menumpuk. Ada juga agenda keluar kota untuk mengantarkan saudara yang akan berangkat menunaikan ibadah haji. Subhanallah...senang sekali ya, walaupun saya juga jadinya agak-agak mellow gitu hehehe.

Balik lagi ke blog, kali ini saya posting tentang hintalu masak habang. Untuk teman-teman yang tinggal di Kalimantan, pastinya tau banget menu yang satu ini. Yuup...hintalu masak habang adalah telur bumbu Bali khas Banjar. Menurut saya mirip dengan bumbu Bali yang biasa saya bikin, tapi ada rempah lain yang ditambahkan dan menjadi ciri khasnya, yaitu kayu manis. Itu yang bikin saya penasaran banget pengen membuat. Selain menggunakan telur, bisa juga memakai ikan atau ayam ya. Resepnya sebenarnya juga simpel kok, hasil bisa berbeda karena proses memasak yang berbeda juga. Saya masak agak lama hingga benar-benar keluar minyaknya, hmmm...saya suka banget kalau keluar minyaknya gini. Hintalu masak habang ini biasanya disajikan untuk pelengkap nasi kuning, lontong sayur atau bahkan nasi uduk. Yuuk cobain bikin yuuk




HINTALU MASAK HABANG
(TELUR BUMBU BALI KHAS BANJAR)

Bahan :
7 butir telur rebus
10 cabe merah kering, rebus
1 ruas kayu manis
3 sdm air asam jawa
Garam dan gula pasir secukupnya
Minyak goreng secukupnya

Bumbu Halus :
10 siung bawang putih
7 butir bawang merah
1 ruas jahe
2 cm kunyit
1/4 sdt terasi bakar

Cara Membuat :
1. Blender cabe merah dengan sedikit air hingga halus kemudian campurkan dengan bumbu halus. Aduk hingga rata.
2. Tuang di atas wajan, masak tanpa minyak higga matang agar aroma langu-nya hilang. 
3. Masukkan kayu manis dan air asam jawa, aduk hingga meletup-letup dan mengental baru masukkan minyak goreng.
4. Masak sambil sesekali diaduk hingga bumbu berubah lebih gelap warnanya. Tambahkan garam dan gula pasir kemudian test rasa hingga sesuai selera.
5. Masukkan telur, aduk perlahan dan biarkan bumbu meresap dan kental. Matikan api.
6. Sajikan dengan taburan bawang goreng.

Ternyata memang penambahan kayu manis bikin aromanya jadi khas sekali, beda dengan bumbu bali yang biasa saya bikin. Karena saya bikin bumbunya lumayan banyak, ketika telurnya ludes, bumbunya masih ada, naaah...besoknya saya tambahkan lagi ati ampela ayam. Enak juga kok jadinya.

Selamat mencoba...semoga bermanfaat ya ^^

KWETIAU GORENG



Bismillahirrohmanirrohim

Assalamu'alaykum warahmatullah

Apa kabar...gak kerasa aja udah akhir Agustus, bentar lagi udah Lebaran Haji ya. Masa-masa seperti ini saya teringat safar yang saya jalani dengan suami setahun yang lalu. Alhamdulillah selama sebulan bisa merasakan nikmatnya beribadah di Tanah Suci. Sebulan meninggalkan anak-anak, keluarga dan juga pekerjaan saya. Berarti juga sebulan lebih saya gak ke dapur dan pegang kamera tuh ya hehehe. Ternyata saat itu saya gak merasakan kangen dapur dan kamera, tapi kalau kangen masakan Indonesia ya pasti. Pernah ada saat saya kangen masakan kampung, saya dan suami pergi ke resto bakso di Madinah, masya Allah...nikmatnya. Selebihnya ya sehari-hari menunya ala-ala Timur Tengah hahaha. Jajanannya ya hunting di Bin Dawood trus dipamerin ke kakak Naira di rumah, bikin dia histeris liat aneka coklat yang dijual disana hihihi. Alhamdulillah dinikmatin aja ya. Tuh kan ngelantur kemana-mana nih gara-gara mellow kangen kembali ke Baitullah. Semoga bisa segera kembali beribadah di sana ya...Aamiin.

Padahal saya sebenarnya cuma mau posting tentang kwetiauw goreng lho, tapi malah muter-muter. Abaikan saja yaah...maklum emak-emak ini kadang kalo cerita ya gitu itu...ngalor ngidul >_<
Keluarga saya selalu suka dengan olahan mie, termasuk kwetiauw ini. Kwetiau adalah sejenis mie yang terbuat dari beras dan berwarna putih. Kali ini saya membuat yang simpel aja yaitu kwetiau goreng, sama aja sih sebenarnya dengan membuat mie goreng, pelengkapnya juga disesuaikan aja dengan bahan yang kita punya. Seperti chinese food lainnya, kwetiau ini memakai bumbu yang minimalis dengan aneka kecap atau saus. Saya memakai kecap manis, kecap asin, minyak wijen, kecap ikan dan saus tiram. Saya juga memakai tambahan kemiri yang dihaluskan bersama bawang putih, padahal kalau chinese food mah gak usah pakai kemiri ya hhihihi. Maklum aja saya sudah terbiasa dengan  mie goreng buatan Mama yang selalu memakai kemiri. Untuk pelengkapnya saya memakai udang, pokcoy, bakso udang dan tauge atau kecambah. Bisa diganti dengan yang lain ya, misalnya ayam, jamur, cumi atau bahkan daging sapi. Monggo...siapa tau ada yang tertarik ingin memcoba juga ^^







KWETIAU GORENG

Bahan :
250 gr kwetiau kering
150 gr udang kupas
5 butir bakso, iris tipis (saya pakai bakso udang)
1 genggam tauge
2 bonggol pokcoy, iris
1 batang daun bawang, iris
3 sdm kecap manis
1/2 sdm minyak wijen
1 sdm kecap ikan
1/2 sdm kecap asin
2 sdm saus tiram
garam dan gula pasir secukupnya
2 sdm minyak untuk menumis

Bumbu Halus :
5 siung bawang putih
3 butir kemiri sangrai
1/2 sdt merica butiran

Cara Membuat :
1. Rebus kwetiau dalam air mendidih yang diberi 1 sdm minyak. Rebus hingga al dente, angkat dan tiriskan.
2. Panaskan minyak, tumis bumbu halus hingga harum dan matang, masukkan udang kupas. Aduk hingga udang berubah warna.
3. Masukkan bakso dan tauge, aduk hingga rata kemudian masukkan kwetiau.
4. Tambahkan kecap manis, minyak wijen, kecap ikan, kecap asin dan saus tiram, aduk hingga tercampur rata.
5. Bumbui garam dan gula pasir secukupnya. Jangan terlalu "heboh" ya karena sudah memakai aneka saus dan kecap tadi. Test rasa hingga sesuai selera.
6. Masukkan pokcoy dan daun bawang, aduk rata dan masak sebentar saja. Matikan api.
7. Sajikan dengan taburan bawang goreng dan acar bila suka.

Saya memasukkan pokcoy menjelang kwetiau akan diangkat karena suka dengan sayuran yang masih terasa"kriuk". Emangnya kripik ya bund kok kriuk hihihi. Kalau dirasa kwetiau terlalu kering atau suka dengan yang "nyemek" boleh lah ditambahkan sedikit air saat memasak, jangan terlalu banyak ya, kan judulnya kwetiau goreng nih heuheuheu.

Happy cooking...semoga bermanfaat ya ^^

MISOA KUAH KARI



Bismillahirrohmanirrohim

Assalamu'alaykum warahmatullah

Posting kilat yaah, gak pakai cerita-cerita karena lagi diburu waktu nih hehehe. Misoa kuah kari ini saya buat minggu lalu saat kondisi badan lagi kurang fit. Pengennya kan makan yang hangat-hangat dan teringat masih ada 1 box misoa dari mbak Susiasih. Alhamdulillah...makasih ya mbak Susi.  Akhirnya saya bikin misoa kuah kari, karena liat bubuk kari di rak dapur hihihi.

Selain menggunakan misoa, enak juga kalau memakai mie atau bihun. Lebih enak lagi kalau dibikin pedas. Duuuh...kebayang kan kuah kari pedas, pasti mantaap. Tapi saya bikin gak terlalu pedas, cuma pakai cabe bubuk dan saus sambal aja. Kalau mau lebih pedas bisa pakai cabe rawit ya yang dipotong kecil-kecil ya. Untuk pelengkapnya silahkan disesuaikan aja dengan bahan yang ada. Saya memakai cumi dan kekian. Sebagai alternatif lain bisa memakai ayam, udang, jamur atau bahkan telur. Disesuaikan dengan selera aja yeeess

MISOA KUAH KARI

Bahan :
200 gr misoa kering
100 gr cumi, buang tintanya dan potong cincin
Kekian udang secukupnya, iris tipis
1/2 bawang bombay, cincang halus
2 siung bawang putih, cincang halus
1 sdm bubuk kari (saya pakai koepoe koepoe)
1 sdt cabe bubuk
3 sdm saus sambal / saus tomat
1 sdm kecap manis
2 sdt kecap asin
Garam, merica bubuk dan gula pasir secukupnya
1 batang daun bawang, potong-potong
2 sdm minyak untuk menumis

Cara Membuat :
1. Panaskan minyak, tumis bawang bombay dan bawang putih hingga harum dan layu.
2. Masukkan bumbu kari, cabe bubuk, saus sambal, kecap manis dan kecap asin. Aduk hingga rata.
3. Masukkan cumi dan kekian, aduk hingga rata kemudian tuang air. Bumbui dengan garam, merica dan gula pasir. Masak hingga mendidih dan test rasa hingga sesuai selera. Masukkan daun bawang.
4. Rebus misoa sebentar saja atau cukup direndam dengan air panas. Angkat dan tiriskan. (memasak misoa jangan terlalu lama karena cepat sekali lunak)
5. Letakkan misoa ke dalam mangkok saji, tuang kuah kari dan aduk hingga rata.
6. Siap disajikan hangat.



Misoa cepat sekali lunak, jadi saya selalu merebus misoa sesaat sebelum dimakan. Ntar tinggal menuang kuahnya saja di mangkok saji. Tinggal diaduk-aduk sebentar, nanti bumbu dari kuah karinya akan cepat meresap ke dalam misoa. Masya Allah...sedapnyaaa.

Selamat mencoba...semoga bermanfaat ya ^^

LEMPENG PISANG



Bismillahirrohmanirrohim

Assalamu'alaykum warahmatullah

Kemarin saya lewat di pasar kawasan Gudang Garam dan di pinggir jalan berjajar kios-kios penjual pisang. Biasanya kalau lagi ke Kediri dan lewat kawasan Gudang Garam, saya sering mampir untuk beli pisang. Maklum anak-anak suka sekali dengan pisang ambon. Biasanya 1 sisir sehari aja ludes tuh hihihi. Makanya sekarang ini saya jarang banget bikin banana cake, lha gimana sebelum pisangnya benar-benar kematangan, udah ludes duluan. 

Begitu juga halnya dengan kemarin, saya mampir ke salah 1 kios untuk beli pisang ambon. Alhamdulillah dapat bonus pula 3 buah pisang ambon matang dari ibu penjualnya. Tapi kali ini saya gak bikin banana cake, saya bikin yang lebih simpel aja yaitu lempeng pisang.

Lempeng pisang adalah salah 1 jajanan tradisional yang berasal dari Banjarmasin. Kalau menurut saya bahasa kerennya adalah pancake pisang Borneo ya hehehe. Membuatnya cukup mudah dengan bahan-bahan sederhana. Sebenarnya adonan dari lempeng pisang ini mirip kok dengan adonan pisang goreng biasa, hanya saja menggunakan santan dan juga kelapa parut. Kebayang kan gimana gurihnya. Lempeng pisang ini bisa dinikmati dengan aneka topping. Bisa memakai gula halus, aneka saus, madu, susu kental manis, kayu manis bubuk, keju atau bahkan cukup dengan olesan mentega saja. Tanpa topping juga sudah enak kok. Untuk membuat lempeng pisang yang enak, gunakan pisang yang manis dan sudah matang. Saya suka menggunakan pisang ambon karena rasanya yang sudah manis, bisa juga menggunakan pisang kepok atau raja ya.







Sebenarnya untuk membuat lempeng pisang ini tidak ada takaran khusus kok, tinggal cemplang cemplung juga jadi, yaaa...seperti kita bikin pisang goreng tuh. Berikut ini resep yang saya pakai kemarin.

LEMPENG PISANG

Bahan :
6 buah pisang, potong kecil-kecil (saya pakai pisang ambon)
2 sachet (@ 65 ml) santan instan
1 butir telur ukuran besar
5 sdm gula pasir atau sesuai selera
1/2 buah kelapa, parut
Sejumput garam
6 sdm tepung terigu atau disesuaikan kekentalannya ya
Margarin secukupnya

Cara Membuat :
1. Campurkan potongan p isang dengan kelapa parut, gula pasir, garam, santan instan dan telur. Aduk hingga tercampur rata.
2. Tambahkan tepung terigu hingga kekentalannya sudah pas.
3. Panaskan wajan anti lengket, oles dengan margarin dan tuang adonan. Masak hingga kedua sisinya matang dan berwarna kecoklatan.
4. Angkat, beri topping sesuai selera dan hidangkan hangat.

Belum pernah bikin lempeng pisang? Cobain yuuuk....anak-anak biasanya kan suka kalau yang ada toppingnya seperti ini dan biarkan mereka berkreasi dengan topping favorit.

Semoga bermanfaat ya ^^

BITTERBALEN TUNA KEJU (LAGI)



Bismillahirrohmanirrohim

Assalamu'alaykum warahmatullah

Hobby banget ya si bunda bikin bitterbalen tuna, kayanya baru beberapa bulan yang lalu posting bitterbalen tuna, eeeh sekarang ada postingan yang sama heuheuheu. Memang saya tuh hobby banget dengan bitterbalen karena bikinnya lebih simpel dibandingkan kalau kita membuat kroket. Kalau bikin kroket kan harus ngupas dan ngukus kentang dulu tuh. Tapi kalaupun lagi rajin ya saya belain deh bikin kroket kentang. 

Bitterbalen tuna keju ini mah resepnya sama aja seperti yang pernah saya posting sebelumnya. Kali ini ukurannya bikin yang kecil-kecil lebih mini dari yang sebelumnya karena memang rencana mau ditusukin seperti ini. Jadinya sate bitterbalen tuna keju ya hihihi. Maksa banget deh pokoknya dan jadinya pun banyak hampir 60 pcs deh kayanya. Biasanya sih kalau lagi males saya bikinnya gede-gede, kan biar cepat selesai tuh ngerjainnya.







BITTERBALEN TUNA KEJU

Bahan :
100 gr margarin
1 bawang bombay, cincang halus
3 siung bawang putih, memarkan dan cincang halus
200 gr tuna (saya pakai tuna kaleng)
150 gr tepung terigu serbaguna
300 ml susu cair
75 gr keju cheddar parut
1/2 sdt garam
1/2 sdt merica bubuk
1/2 sdt pala bubuk
1/4 sdt gula pasir
Minyak goreng secukupnya

Bahan Pelapis :
3 butir telur, kocok lepas 
Bread crumbs secukupnya

Cara Membuat :
1. Panaskan margarin, tumis bawang bombay dan bawang putih hingga harum dan layu.
2. Masukkan suwiran tuna, aduk-aduk  kemudian masukkan tepung terigu. Aduk hingga berbulir-bulir.
3. Tuang susu cair sedikit demi sedikit sambil diaduk, masukkan keju parut, garam, merica bubuk dan gula pasir. Aduk hingga mengental dan lembut.
4. Masak terus hingga adonan kalis dan test rasa hingga sesuai selera. Matikan api dan biarkan hangat.
5. Bulatkan adonan, gulingkan di bread crumbs, celup ke kocokan telur dan gulingkan lagi di bread crumbs. Lakukan hingga habis.
6. Simpan di kulkas selama kurang lebih 1 jam agar pelapis menempel.
7. Panaskan minyak, goreng hingga kecoklatan, angkat dan tiriskan.

Dicocol saus sambal favorit atau sambil gigit cabe rawit...enaak lho. Kalau anak-anak paling suka dicocolin saus mayo. 

Selamat mencoba...semoga bermanfaat ya^^

SRIKAYA KABOCHA (LABU JEPANG)



Bismillahirrohmanirrohim

Assalamu'alaykum warahmatullah

Kalau lewat di toko buah atau supermarket dan melihat deretan kabocha atau labu jepang, itu pasti bikin saya pengen beli. Tau kan bentuk dan warna kulit kabocha yang cantik itu, kayanya dari kejauhan tuh udah melambai-lambai minta dimasukkan ke troley belanjaan hahaha. Itu mah saya aja kali ya. Seperti halnya yang saya alami saat ke supermarket berdua pak suami, liat kabocha langsung aja masukin keranjang. Ditanya mau dibuat apa ya saya belum tau karena memang belum kepikiran, yang penting kan masuk keranjang dulu heuheuheu.

Nah kebetulan ceu Ayu - Momylicious posting tentang srikaya labu, ingat deh saya dengan kabocha yang masih duduk manis belum diapa-apain. Niat deh mulai ngupas, ngukus dan bikin srikaya kabocha. Ternyata memang enaaak, rasanya labu banget ya. Ya iyalah memang bahan dasarnya kabocha. Punya saya ini warnanya jadi gelap gini, gak bisa orange cerah. Sepertinya karena gula palem yang saya pakai. Warna gula palemnya gelap banget, jadi srikaya ini juga warnanya kurang cantik. Kalau gak punya gula palem, bisa kok pakai gula pasir biasa.

Srikaya kabocha ini teksturnya super lembut dan enak sekali dinikmati dingin. Bayangin aja deh, siang hari setelah berpanas ria, sampai rumah buka kulkas ketemu srikaya kabocha ini. Masya Allah...nyeeess..nikmatnya. Untuk yang punya stok pure labu di rumah, dessert yang satu ini wajib banget dicobain.




SRIKAYA KABOCHA

Bahan :
200 gr kabocha atau bisa juga pakai labu biasa, kukus dan haluskan
1 sachet (65 ml) santan instan
50 gr gula palem atau bisa juga pakai gula pasir
1 sdt vanilla cair
2 butir telur kocok lepas

Cara Membuat :
1. Campur semua bahan, aduk hingga tercampur rata.
2. Tuang ke dalam pinggan tahan panas dan kukus dengan api kecil hingga matang, kurang lebih selama 30-40 menit atau tergantung ukuran pinggan yang dipakai.
3. Angkat dan dinginkan.
4. Sajikan setelah didinginkan di dalam kulkas

Gampang banget kan bikinnya dan anti gagal nih. Untuk variasi, bisa juga ditambahkan kismis dalam adonannya, jadi ntar srikaya-nya ada isian kismisnya. Enak deh.

Selamat mencoba...semoga bermanfaat ^^

TONGSENG AYAM



Bismillahirrohmanirrohim

Assalamu'alaykum warahmatullah

Masak apa hari ini? Masih suka bingung mikir menu masakan buat besok? Naah kalau itu mah saya hihihi. Kali ini saya posting tentang tongseng ayam, siapa tau bisa bermanfaat buat yang udah mikirin menu buat besok. Ini salah satu menu kesukaan keluarga, terutama adek. Biasanya selain dimakan dengan nasi, dia masih gadoin juga ayamnya sampai bersiiih banget tinggal tulangnya hehehe. Sepintas penampilannya mirip semur ayam ya, tapi rasanya beda kok. Kalau semur cenderung lebih kuat rasa manisnya ya, naah kalau tongseng ayam ini gurih.

Tongseng adalah salah satu makanan yang berasal dari Jawa Tengah. Tongseng ini sangat populer di daerah Solo dan sekitarnya. Tongseng mirip dengan gule tapi ditambahkan lagi beberapa bahan tambahan. Biasanya tongseng dibuat dengan menggunakan daging kambing. Tak heran kalau penjual sate kambing, selain menjual sate dan gule juga menyiapkan tongseng dalam daftar menunya. Berbeda dengan gule yang sudah siap disajikan, tongseng harus dimasak terlebih dahulu dengan bahan dasar gule tadi dan ditambahkan kecap, tomat, kol dan juga bumbu-bumbu lainnya. Sekarang ini banyak juga dijumpai tongseng yang dibuat dengan menggunakan daging sapi atau kerbau. Resep tongseng sapi sudah pernah saya tuliskan disini dan disini.

Tongseng ayam ini sebenarnya mirip dengan ayam kecap kaki 5 atau saya menyebutnya krengsengan ala kaki 5. Paling enak kalau dibuat dari tulang ayam yang masih ada sedikit dagingnya. Tapi kalau saya bikin gitu, kasian anak saya donk hihihi. Jadi saya selalu membuat dengan potongan ayam dan ditambah dengan ati ampela. Kalau suka, ayamnya bisa disuwir kok. Ntar makannya lebih gampang ya.

Bumbu yang digunakan untuk membuat tongseng ayam ini lebih simple dibandingkan untuk membuat tongseng sapi atau bahkan kambing. Jangan lupa yang jadi ciri khas tongseng ya, yaitu irisan kol yang banyak, tomat dan semburat pedas merica. Enaaak banget.




TONGSENG AYAM

Bahan :
1 kg ayam, potong-potong (lebih enak pakai ayam kampung, tapi kali ini saya pakai ayam negeri)
4 pasang ati ampela (rebus hingga empuk dan potong-potong)
2 helai daun salam
2 helai daun jeruk
1 ruas lengkuas, memarkan
2 sdt garam atau secukupnya
1 sdm gula pasir
1-2 sdm kecap manis
5 butir bawang merah, iris tipis
3 siung bawang putih, iris tipis
Kol secukupnya, iris kasar
2 batang daun bawang, potong-potong
2 buah tomat, potong-potong
5 cabe rawit utuh
400 ml kaldu atau secukupnya, boleh juga pakai air biasa
3 sdm minyak untuk menumis

Bumbu Halus :
1 sdt ketumbar, sangrai
5 butir kemiri, sangrai
1/2 sdt merica butiran
1 batang serai, ambil bagian putihnya
1 ruas kunyit
1 ruas jahe

Cara Membuat :
1. Panaskan minyak, tumis bumbu halus hingga harum dan matang. Masukkan bawang merah, bawang putih, daun salam, daun jeruk dan lengkuas. Aduk hingga rata dan layu.
2. Masukkan potongan ayam dan ati ampela, aduk dan masak hingga berubah warna.
3. Tuang kaldu, masukkan kecap manis, garam dan gula pasir. Masak hingga matang dan meresap, test rasa hingga sesuai selera.
4. Menjelang diangkat, masukkan cabe rawit, irisan kol, potongan tomat dan daun bawang. Aduk rata dan masak sebentar.
5. Angkat dan sajikan hangat.

Saya biasanya selalu menyajikan tongseng dengan tambahan irisan kol tersendiri, jadi saat menikmati, saya bisa menambahkan kol sesuai selera. Lebih enak kol yang dimasak sebentar aja atau ditambahkan ketika kita menyantapnya, karna masih terasa 'kriuk' hehehe. Biasanya saya juga menambahkan merica bubuk di mangkok tongseng saya, biar lebih mantap rasa mericanya. Karena anak-anak ikut makan, jadi ketika memasak saya memakai merica secukupnya aja, jadi anak-anak gak kepedesan merica.




Monggo bisa dicobain, siapa tau sesuai dengan selera keluarga. 
Semoga bermanfaat ya...Happy cooking ^^
 

Hanna alfira Template by Ipietoon Cute Blog Design